NEWS : Jalur Pantura Semarang-Kendal Masih Ada Yang Berlubang

Feb 17th, 2009 | By admin | Category: Otomotif

KENDAL, SELASA - Musim hujan telah membuat ruas jalan pantai utara antara Semarang dan Kendal, Jawa Tengah, pada berlubang akibat terendam air mulai diperbaiki, Senin (16/2). Sebagian lubang yang belum ditambal masih dikhawatirkan pengguna jalan.

Artikel Terkait:

”Memang lebih baik daripada sebelumnya, tetapi masih ada lubang-lubang yang membahayakan kendaraan, terutama sepeda motor,” ucap Mukhlis (57), pengguna sepeda motor yang melintas di ruas jalan pantura Kecamatan Brangsong, Kendal. Dikatakannya, kondisi jalan pantura pascabanjir sangat membahayakan karena bermunculan lubang-lubang seukuran roda mobil dan cukup dalam.

Adi (28), pengemudi kendaraan roda empat yang juga melintas di jalan pantura Semarang-Kendal, merasa jauh lebih aman melewati jalan pantura, setelah lubang berdiameter 10-30 sentimeter, semisal di ruas Kendal-Weleri ditambal. Namun beberapa ruas lain di Kendal yang rusak juga belum diperbaiki. Terdapat sejumlah lubang berdiameter 5-10 sentimeter yang masih menganga.

Kepala Dinas Bina Marga Jateng Danang Atmodjo mengatakan, perbaikan jalan pantura Semarang-Kendal berupa penambalan terus dilakukan walau terkendala cuaca. ”Jika cuaca cerah, lubang-lubang jalan ditambal. Jika hujan, penambalan percuma karena terkikis air.”

Jalur selatan
Selain itu, jalur selatan di Kabupaten Cilacap juga rusak. Jalan nasional di Kilometer 75 antara Wangon dan perbatasan Jawa Barat hingga Senin tertutup lumpur.

Kepala Balai Pelaksana Teknis Bina Marga Jateng Wilayah Cilacap Priyono, Senin, mengungkapkan, kerusakan jalan nasional akibat banjir sejauh ini baru terjadi di lokasi itu sepanjang 400 meter. “Kami sudah menyiapkan alat berat di kawasan itu. Memang banjir sudah reda, tetapi kemungkinan longsor dari hutan Perhutan yang ada di daerah atasnya masih akan terjadi. Kami tetap menyiapkan alat berat di daerah itu,” kata Priyono.

Kerusakan jalan juga terjadi di jalan-jalan kabupaten di Cilacap, terparah di jalan kabupaten yang menghubungkan Sidareja-Gandrungmangu-Kalipucung sejauh 20 kilometer. Di ruas itu hampir di tiap kilometer jalan rusak, dengan kondisi terparah di Desa Indrajit.

Leave Comment