OLAHRAGA : DI SEBERANG NET
Mar 5th, 2009 | By admin | Category: Sport
Liem Swie King Jagokan Taufik Hidayat
Juara All England 1978, 1979, dan 1981, Liem Swie King (53), menjagokan pebulu tangkis Taufik Hidayat meraih gelar juara. ”Kalau persiapan Taufik baik, saya kira Taufik bisa masuk final All England,” kata Liem Swie King kepada Kompas, Selasa (3/3). King mengamati Taufik Hidayat sudah teruji dalam olimpiade dan kejuaraan dunia. ”Taufik harus bisa memotivasi dirinya sendiri. Motivasi dan komitmen sangat penting dalam pertandingan olahraga. Dia, kan, sudah banyak uang, tetapi belum pernah meraih gelar juara All England,” kata King yang pernah mencetak rekor 33 bulan tak terkalahkan. King menilai lawan terberat Indonesia tetap China. Pembibitan pemain-pemain muda saat ini belum muncul. ”Setelah Taufik Hidayat, siapa lagi? Simon dan Sony belum kelihatan,” kata Liem Swie King yang hingga kini dikenal dengan ”King Smash”. (KSP)
Rahasia Prestasi Tine Rasmussen
Di tengah dominasi pemain Asia di bulu tangkis, Eropa menaruh harapan besar pada tunggal putri asal Denmark, Tine Rasmussen. Perempuan jangkung yang sempat bekerja sebagai sekretaris untuk membiayainya mengikuti turnamen ini datang ke Birmingham sebagai juara bertahan. Meski terbilang terlambat bersinar, pemain kelahiran Lynge, Denmark, 29 tahun lalu itu kini nyaman di peringkat satu dunia dengan dua gelar juara yang diborongnya pada dua super series pertama tahun ini, Malaysia dan Korea Terbuka. Apa rahasianya? Ternyata, Rasmussen baru saja pindah ke rumah baru bersama pasangannya, pelatih fisik tim Denmark, Martin Baun. ”Saya jadi lebih rileks dan bermain lebih baik justru karena bulu tangkis tidak lagi menjadi yang utama. Tidak ada lagi tekanan. Dia (Baun) juga banyak memberi dorongan,” ujarnya. (AFP/was)
Tiket Semifinal dan Final Laris Manis
Nyaris semua pemain terbaik dunia berkumpul di Birmingham pekan ini, menjadikan All England 2009 sebagai salah satu yang paling kompetitif dalam beberapa tahun terakhir. China, negara bulu tangkis terkuat di dunia, turun dengan kekuatan penuh. Dari Eropa, pemain papan atas seperti Peter Gade dan juara bertahan tunggal putri Tine Rasmussen juga tak ketinggalan. Hampir 300 pemain dari 34 negara berpartisipasi. Kehadiran mereka menyedot perhatian penggemar yang memborong tiket laga semifinal dan final. ”Antusiasme penonton sangat tinggi, tiket terjual sangat cepat. Tiket final sudah hampir habis terjual, bahkan sebelum daftar peserta diumumkan,” ujar Direktur Turnamen Darren Parks. Harganya? Lumayan mahal. Selembar tiket semifinal dijual seharga Rp 420.000 dan tiket final Rp 460.000 per lembar. (Reuters/was)
