SAHAM & VALAS : BI Rate Topang Rupiah

Mar 5th, 2009 | By | Category: Keuangan

JAKARTA, KAMIS — Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Kamis (5/3) pagi, menguat 60 poin, setelah Bank Indonesia (BI) mengumumkan penurunan suku bunga acuannya (BI Rate) dari 8,25 persen menjadi 7,75 persen.
    
Nilai tukar rupiah naik menjadi Rp 12.090/Rp 12.110 per dollar AS dibanding penutupan hari sebelumnya Rp 12.150/Rp 12.160 atau naik 60 poin.
    
Analis Valas PT Bank Himpunan Saudara Tbk, Rully Nova, di Jakarta, Kamis (5/3), mengatakan, sentimen positif dari penurunan BI Rate mengakibatkan rupiah menguat, yang selama ini tertekan akibat aksi beli dollar yang terus terjadi.

“Faktor positif itu bisa membuat rupiah sedikit bernapas setelah tekanan pasar yang negatif terus menekan mata uang Indonesia itu sehingga posisinya berada di bawah angka Rp 12.100 per dollar AS,” katanya.
    
Selain itu, menurut dia, pemerintah juga mendapat pinjaman baru dari Bank Dunia untuk meningkatkan cadangan devisa dan memicu pertumbuhan ekonomi nasional yang diperkirakan hanya bisa mencapai 4 persen, juga memberikan nilai positif pasar. “Sentimen positif itu diharapkan bisa mendorong rupiah kembali menguat hingga mendekati angka Rp 12.000 per dollar AS,” ucapnya.

Pasar uang, lanjut dia, kemungkinan masih positif terhadap rupiah setelah China dalam pertemuan tahunan juga akan meningkatkan anggaran belanja untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang diperkirakan sebesar 8 persen. “Peningkatan anggaran belanja China itu juga diharapkan oleh negara Eropa dan Amerika Serikat sehingga ekonomi global bisa tumbuh lebih baik,” katanya.

Indonesia sendiri terus berusaha mencari dana segar melalui obligasi, baik di dalam maupun di luar negeri, agar pertumbuhan ekonomi bisa tumbuh dengan baik dan diharapkan bisa mendekati angka lima persen lebih.
    
Apalagi Bank Indonesia juga telah menurunkan suku bunganya untuk memberikan dukungan kepada dunia usaha, terutama perbankan akan segera menurunkan suku bunga kredit yang saat ini mencapai 15 persen.

“Perbankan terlihat kesulitan menurunkan suku bunga kredit yang masih tinggi  meski sejumlah pengusaha meminta untuk segera menyesuaikan tingkat bunga kredit,” tuturnya.

One comment
Leave a comment »

  1. awal yang baik

Leave Comment